![]() |
Dari peta tersebut dapat digambarkan mengenai kondisi runoff yang tinggi terjadi pada daerah puncak Gunung Merapi yang kemudian terus bergerak kearah selatan melewati sebagian besar Kabupaten Sleman kemudian terus mengalir ke Kota yogyakarta dan terus menuju Bantul hingga bermuara ke daerah pesisir Selatan (Parangritis), Pada saat aliran Runoff bergerak menuju Kabupaten Sleman Sebagian aliran juga bergerak menuju Klaten.
Arah pergerakan aliran runoff tersebut mempengaruhu kondisi air tanah, sehingga daerah-daerah yang merupakan jalur aliran runoff tersebut akan memiliki potensi air tanah yang baik dan dengan jumlah yang besar apabila memiliki beberapa faktor yang dapat mendukung penyerapan air ke dalam tanah. Bamtul memiliki permukaan air tanah yang paling dangkal dibandingkan dengan daerah lainnya, karena kemiringan lahannya yang relative datar dan terus memperoleh suplai air dari daerah atasnya (daerah penyerapan air di sekitar lereng Gunung Merapi). Hal serupa juga terjadi pada daerah Kota Yogya dan Klaten, hanya saja ketinggian permukaan air tanahnya yang berbeda.
Daerah yang dilalui runoff memiliki kemungkinan sebagai daerah yang berpotensi mengalami banjir, namun karena D.I.Yogyakarta memiliki kemiringan lahan relative besar potensi banjir sangat kecil terjadi, meskipun hujan turun dengan lebat. Namun apabila faktor – faktor yang dapat menimbulkan banjir memiliki nilai yang besar, maka daerah yang rawan mengalami banjir adalah daerah Bantul dan sekitarnya, karena merupakan daerah akhir aliran runoff dan memiliki kemiringan lereng yang relatif sangat kecil (hampir datar). Daerah Kota yogyakarta berpotensi mengalami pencemaran air, karena jumlah penduduk yang tinggi dan kapadatan yang besar, selain itu pencemaran juga dapat diakibatkan oleh limbah/kotoran yang berasal dari Kabupaten Sleman yang terbawa oleh aliran air.
Pencemar berasal dari limbah rumah tangga, septik tank, maupun limbah industri. Daerah Bantul juga berpotensi mengalami pencemaran air apabila daerah –daerah yang dilewati aliran runoff sebelumnya telah mengalami pencemaran. Daerah kulonprogo memiliki potensi air tanah yang sedang karena merupakan daerah perbukitan namun tetap memperoleh pasokan air dari sungai yang melewatinya. Kondisi air tanah di daerah ini sanagat bergantung pada jumlah vegetasi yang mampu menyerap air dan menyimpannya pada saat musim hujan.
Daerah Gunung Kidul merupakan daerah dengan potensial air tanah yang sangat kecil, hal tersebut disebabkan karena daerah ini merupakan daerah perbukitan yang tidak dilalui oleh aliran runoff secara umum, selain itu daerah tersebut memiliki jenis batuan dasar berupa batu gamping sehingga sulit untuk menyimpan air yang masuk ke batuan teresbut. Air tanahnya merupakan aliran air bawah tanah yang memiliki jalur saluran yang bercabang yang kemudian terkumpul pada satu saluran yang besar.
Potensi pencemaran terhadap air sangat mudah terjadi karena kotora/limbah yang ada di sekitar batuan akan mudah bercampur dengan air yang mudah terlarut menembus batuan gamping. Sedangkan potensi bterjadinya banjir sangat kecil terjadi, karena daerah perbukitan karst memiliki lubang-lubang yang membentuk sisten jaringan saluran air.





徵信社,徵信,徵信,徵信社,外遇,尋人,徵信公司,徵信,抓姦,徵信,徵信社,徵信,抓姦,抓姦,外遇,尋人,徵信公司,徵信,徵信,徵信社,徵信社,徵信,徵信社,徵信,外遇,尋人,徵信公司,徵信社,抓姦,徵信,外遇,徵信社,,徵信,徵信社,徵信,徵信社,徵信,徵信,徵信社,徵信社,徵信,徵信社,徵信,徵信社,徵信,徵信社,徵信,外遇,尋人,徵信公司,徵信,徵信社,徵信社,徵信,錄音,背叛,商標,商標,GPS,離婚
BalasHapus