Influents River is the river where the water come fill groundwater availability | Sand dune is a hill or mound of sand formed from sand that blown by wind | Climate is the synthesis of weather events over a long period | Graben is a fault block which is decreasing in between the two fault blocks that have the increase by horst | Cinder Cones Mountain is the simplest type of volcano formed by the particles and lava issued by a single vent | Trade winds is the general pattern of easterly winds in the tropics near the equator |

23 Juni 2009

Profil DAS Celeng

DAS Celeng merupakan daerah di Kabupaten Bantul yang terletak pada koordinat 7,89° LS dan 110,38° BT serta 7,94°LS dan 110,43°BT. Geomorfologinya terbagi dalam bentukan-bentukan morfologi yang terdiri dadi bukit sisa, dataran aluvial, lembah antar perbukitan, puncak pegunungan Baturagung, lereng tengah pegunungan Baturagung, lereng kaki pegunungan Baturagung, dan lereng kaki koluvial. Bentuklahannya berasal dari proses fluvial, struktiral, dan denudasional.
Jenis tanah yang mendominasi DAS Celeng adalah alfisols, inseptisols, dan Entisols.

Bentuk-bentuk penggunaan lahan di daerah ini cukup beragam. Permuukiman banyak terkonsentrasi di cekungan atau lembah antar perbukitan serta di dataran aluvial. Penggunaan lahan pertanian umumnya terdiri dari persawahan dan tegalan. Persawahan banyak terkonsentrasi di dataran aluvial, lembah-lembah perbukitan, dataran antar perbukitan, dan lereng kaki koluvial. Sedangkan tegalan terdapat di hampir seluruh satuan lahan DAS Celeng.

Berdasarkan karakteristik lahan yang diidentifikasi dari peta tanah, peta geomorfologi, peta lereng dan bentuklahan, maka diketahui bahwa pada DAS Celeng terdapat 26 satuan lahan yang masing-masing memiliki tingkat erosi yang berbeda. Bentukan-bentukan erosi umumnya dipengaruhi oleh jenis penggunaan lahan, tanah, dan kemiringan lereng. Dari perhitungan erosi aktual dan erosi terbolehkan, maka dapat diketahui urutan prioritas lahan mana yang harus segera dikonservasi dan tindakan konservasi apa yang paling tepat dilakukan agar produktivitas lahan kembali meningkat dan tingkat erosi beserta bahayanya dapat dikendalikan.

Tingkat bahaya erosi pada tiap satuan lahan banyak dipengaruhi oleh kemiringan lereng. Tingkat kerentanan akan semakin besar jika penggunaan lahannya tidak sesuai dengan kemampuan lahan. Permukiman dan pertanian pada daerah-daerah yang terjal mengakibatkan laju erosi aktual lebih besar daripada laju erosi yang diperbolehkan sehingga rawan terhadap bahaya erosi terotama longsor.

Berdasarkan perbandingan antara erosi aktual dan erosi terbolehkan pada DAS Celeng, maka diketahui lahan mana saja yang perlu diprioritaskan untuk segera dilakukan konservasi yang tepat sesuai daya dukung lahannya. Dari perhitungan laju erosi yang telah dilakukan pada kedua puluh enam satuan lahan di DAS Celeng, maka diketahui bahwa sebagian besar satuan lahan yang mendapat prioritas utama dalam arahan konservasi adalah tegalan, kampung, sawah, dan sebagian kecil kebun campuran.
Pada dasarnya kebun campuran memiliki kekuatan yang besar dalam menahan laju erosi, namun jika pada lereng yang sangat miring hanya dimanfaatkan sebagai kebun campuran, maka laju erosi aktual tetap besar dan melebihi laju erosi terbolehkan sehingga perlu adanya konservasi. Tindakan konservasi yang tepat untuk daerah tersebut adalah perkebunan dengan kerapatan sesuai kemiringan lereng. Semakin miring lerengnya, maka kerapatannya harus semakin tinggi. Hal ini juga berlaku untuk penggunaan lahan sebagai tegalan di daerah yang kemiringan lerengnya cukup tinggi. Selain itu, penanaman tumbuhan tahunan menurut kontur juga dapat menjadi alternatif pilihan konservasi yang tepat pada daerah yang lerengnya miring.

Untuk penggunaan lahan perkampungan yang laju erosi aktualnya lebih cepat dari laju pembentukan tanah, sebaiknya dilakukan tindakan konservasi dengan pembuatan teras tradisional sehingga aliran permukaan dapat diperlambat dan laju infiltrasi meningkat. Hal ini akan meminimalisir tingkat bahaya erosi dan mencegah longsor. Sawah yang terdapat pada daera yang tidak datar sebaiknya juga dibuat bentukan terasering dan penanaman menurut kontur untuk memperlambat laju erosi dan menahan aliran air yang dapat sekaligus digunakan untuk irigasi.

Dari kemiringan lereng, laju erosi, dan penggunaan lahan maka dapat diketahui arahan tindakan konservasi yang tepat sesuai dengan kemampuan lahan. Penanganan tindakan konservasi dapat dilakukan sesuai urutan prioritas yang menunjukkan tingkat bahaya erosi yang telah terjadi dan harus segera mendapat penanganan yang tepat agar kerusakan tanah tidak semakin parah. Dari dua puluh enam satuan lahan DAS Celeng, maka diketahui daerah yang rentan terhadap erosi dan daerah mana yang harus diprioritaskan terlebih dahulu berdasarkan tingakat erosinya.

Related Posts



3 Comment:

  1. So, even though the links of london wedding attire is given the prime links jewellery focus, it is important to look into links of london uk issues like the choice of hair and make-up, cheap links of london shoes that compliment the attire and links london jewellery other such seemingly trivial yet very cheap watch charm important details.Things to Look Out for friendship bracelets by choosing, shoes that compliment your sweetie bracelets uk wedding attire perfectly. Make sure to not only Links london Chains focus on the look of the shoe but to also pay links london pendants attention to the material of the shoe.

    BalasHapus